Wednesday, 25 January 2012

Deg!

Flashback..
  
Beberapa hari sebelum pendaftaran.
Dia sms. Intinya menanyakan lagi apakah yakin dengan keputusan yang diambil. 'Yakin kok' jawabku singkat.

Beberapa hari setelah pengumuman.
Apa yang dia dan mereka resahkan ternyata terbukti. Sedih. Bodoh. Kenapa gak di check sebelumnya? Kenapa harus percaya suatu hal tanpa bukti? Kenapa dengan bodohnya menganggap kalau tahun ini sama dengan sebelumnya? Kenapa???

Suatu hari dia sms.
'Inget. Biaya masukmu lebih mahal dari sumbanganku lho. Kasian Bapak Ibu kalau hasilmu jelek. Yaa, minimal cumlaude lah.'

Deg.
Kalau ada rekor 'penghabis uang ortu terbanyak' pasti pemenangnya aku. Mulai saat itu menyesal terus-terusan udah gak ada artinya lagi. Mungkin yang diperlukan saat ini adalah 'pembalasan'. Semoga selalu semangat. Please, kerjain apa yang udah kamu tulis di kertas putih di dinding itu dong, Win. Jangan sampe lupa!

InsyaAllah :)

No comments:

Post a Comment

I CAN IF I THINK I CAN