KWN. Apa boleh buat harus bertemu lagi dengan Bu Ana. Dengerin kuliahnya tentang filsafat Pancasila, sistem hierarkis bipiramidal, Pancasila sebagai paradigma pembangunan, dan sebagainya. Pasti Bu Ana males juga ketemu sama anak yang gak bisa ngarang macam saya, yang kalau ngerjain soal cuma bisa nulis lima baris bahkan kadang kurang. Belum lagi harus ngerjain soalnya dokter bedah onkologi yang subhanallah banget, sesuatu sekali. Wanas, Tanas, Polstranas, Polstrahankamnas, Hankamrata. "Apa rencanamu tentang kondisi seperti pada kasus?" Haha. Gak tau, gak bisa, gak ngerti. Toloooooong kasih tau saya gimana caranya dapet A dari Pak Djoko. Semoga aja ramalan tentang absennya soal-soal Pak Djoko benar adanya. Pliiiiiiis tolong kami si pengemis nilai wahai Bu Ana.
Sincerely, Windy.
No comments:
Post a Comment